tabsrecent(blogpost)/Politik,Beritanya,Kejadian,INTERMEZO

πŸ™ RUMAHINJECT πŸ™

Dalam kasus debat pilgub dan masalah umum DKI memang pembangunan yang melibatkan pengusuran menjadi topik utama para pasangan calon gubernur untuk dapat mengambil simpati masyarakat dengan mengeluarkan jawaban terbaik mereka terkait dengan kasus penggusuran dan kasus pembangunan kota Jakarta, nah dari hasil debat kemarin, ini adalah pendapat LIPI terkait dengan penggusuran dan pembagunan.

Peneliti di Pusat Peneliti Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Henny Warsilah, menilai, tidak mungkin membangun Jakarta tanpa menggusur.

Ia menyampaikan hal itu terkait pernyataan calon gubernur nomor pemilihan satu dalam debat cagub-cawagub yang digelar KPU DKI Jakarta. Cagub tersebut mengaku punya rencana membangun Jakarta tanpa menggusur.

"Debat pertama itu menarik buat saya. Tim satu itu berbicara tentang konsep membangun tanpa menggusur, saya rasa itu tidak mungkin ya," kata Henny, dalam jumpa pers bersama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Konstitusi (AMSIK), di sebuah restoran di Jalan Cikini 1, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/1/2017).

Dalam acara ini, AMSIK menuntut agar cagub nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tidak ditahan.

Dia lantas mencontohkan warga Bandar Baru, Kampung Gempol, Kampung Gunung Sahari, dan Kampung Pademangan, yang pernah digusur.

Mereka kemudian dibuatkan rusun di Bandar Baru, Kota Kemayoran. Penggusuran itu dilakukan untuk memindahkan warga ke tempat yang lebih baik.

Warga eks sejumlah kampung itu sebelumnya menempati pinggiran sungai dan rel kereta api. Warga itu digusur lalu direlokasi ke Bandar Baru Kemayoran. Henny mengaku pernah terlibat dalam konsep membuat rumah susunnya.

Dibuatlah rumah susun ala perkampungan yang di sejumlah lantainya terdapat tempat pertemuan, ruang cuci atau masak, ruang publik yang terdapat sarana olahraga, TK, masjid, dan lain-lain.

"Masyarakat tegusur happy-happy saja. Tidak mungkin tinggal di bantaran kali atau hidup di jalur kereta, membahayakan dirinya dan tidak sehat. Jadi ketika dia dipindah, it's okay. Karena sebelumnya pun dia mengontrak," ujar Henny.

Ia berharap, ketika merelokasi, pemerintah memperhatikan tiga hal, yaitu struktur, kultur, dan proses interaksi sosial.

Definisi membangun tanpa menggusur "versi" Henny yaitu memindahkan warga tidak jauh dari tempatnya semula.

Masyarakat diajak berpartisipasi dalam pembangunan dan menentukan masa depannya kelak setelah direlokasi.

Tiga hal ini dinilainya sudah berjalan pada masa Joko Widodo (Jokowi) jadi Gubernur DKI. Jokowi, lanjut dia, kerap mengajak warga berdialog sebelum merelokasi.

"Dia (Jokowi) pernah melakukan 54 kali pertemuan di Balai Kota hanya untuk menggusur 2.000 kaki lima," ujar Henny.

Pada dua periode kepemimpinan di Jakarta, yakni pada masa Jokowi dan Ahok, ia melihat masyarakat kampung terlibat proses pembangunan.

Namun, ia berpesan ke depan Ahok untuk memperhatikan tiga hal tadi jika akan merelokasi.

"Kedepan Pak Ahok ketika akan merelokasi zona yang berbahaya seperti, pinggiran sungai, kereta api, itu dilakukan dengan tiga hal tadi, ada strukur, kultur, dan proses interaksi sosial," ujar dia.[kmp]

πŸ™ RUMAHINJECT πŸ™

Tampaknya ancaman Novel Bamukmin untuk laporkan Kubu Ahok dan minta perlindungan hukum ke LPSK belum juga dilakukan, hal ini sampai sampai diumumkan oleh LPSk yang sampai tulisan ini dituliskan di detik belum juga menerima laporan dari Novel Bamukmin,



Sekjen Dewan Syuro DPD FPI DKI Novel Chaidir Bamukmin akan mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) karena mengaku diteror usai hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). LPSK menunggu laporan Novel.
[ads-post]
"Kita tunggu kapan yang bersangkutan mau ke LPSK. Nanti bisa menyampaikan apa permasalahan yang dihadapi," ungkap Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai saat berbincang dengan detikcom, Jumat (20/1/2017).

Setelah Novel melapor nanti, LPSK akan mengkroscek laporannya itu terlebih dahulu. Bagaimana bentuk ancaman yang didapat oleh saksi dalam persidangan kasus penistaan agama yang menjerat Ahok itu.

"Intimidasi dan tekanan yang ditujukan kepadanya seperti apa. Dilakukan dalam kerangka apa? Setiap permohonan perlindungan, apakah memenuhi persyaratan sesuai UU atau tidak. Dilihat dulu duduk perkaranya," ucap Haris.

Tidak semua laporan kepada LPSK akan diterima karena unsur pelaporan harus memenuhi syarat untuk mendapat perlindungan. Namun Haris menyebut semua orang bisa melapor ke lembaga yang dipimpinnya.

"Itu hak setiap orang, saksi atau korban yang merasa terancam, akibat seperti kesaksian yang dia berikan. Kalau memenuhi syarat kita berikan perlindungan sesuai UU," jelasnya.

LPSK membutuhkan data yang akurat, sehingga pengecekan ulang akan dilakukan sebelum memutuskan memberikan perlindungan. Bentuk perlindungan yang diberikan pun sesuai dengan kategori ancaman yang diterima.

"Harus dicek ulang, karena butuh data yang akurat. Lalu dia posisi saksi terancam seperti apa? Masuk kategori ancaman atau tidak? Berat tidaknya ancaman perlu dipelajari," terang Haris.

"Akan disesuaikan dengan bentuk perlindungan yang akan diberikan. Ada yang bentuk fisik, pengamanan, dan perlindungan hukum juga. Sesuai dengan haknya, tergantung pertama kita lihat sebagai saksi, korban atau pelapor," imbuhnya.

Untuk itu, LPSK masih menunggu kehadiran Novel. Baru kemudian melakukan kajian untuk menentukan pengaduannya diterima atau tidak.

"Kita tunggu kehadirannya," kata Haris.

Sebelumnya Novel menyatakan ingin mengadu ke LPSK karena mendapat banyak teror usai menjadi saksi di sidang kasus Ahok. Rencananya ia akan datang ke LPSK pada Senin (23/1) mendatang dengan membawa bukti teror dan intimidasi.

"Teror bertubi-tubi. Saya melihat, begitu saya duduk di persidangan. Dari situ, BAP saya kan dipegang penasihat hukum Ahok. Hari itu juga saya langsung dapat teror. Ada SMS, telepon, WhatsApp," tutur Novel saat dihubungi detikcom, Jumat (20/1).

Novel menjelaskan kronologi terjadinya teror tersebut. Ia mengatakan pada BAP tertera nomor handphone-nya dan dipegang oleh tim pengacara Ahok. Setelah itu, Novel mengaku mendapat teror hingga Kamis (19/1) malam.

"Ada teror bercanda, kayak Fitsa Hats-lah. Ada kata-kata kasar. Teror nggak berhenti-berhenti. Ini penyerangan sistematis yang direncanakan. Nggak mungkin orang kita sendiri (yang melakukan teror). Yang jelas kata-kata itu dari pihak lawan," ujarnya. [dtk]

πŸ™ RUMAHINJECT πŸ™

Menanggapi fitnah terhadap pecalang yang dilontarkan oleh sang Jubir FPI Munarman, tampaknya kali ini NU Bali kembali melakukan aksi untuk sekedar mengingatkan pemerintah dan mendesak agar proses pembubaran FPi dipercepat dan proses hukum Munarman juga dipercepat



Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Denpasar mengecam fitnah yang dilontarkan Juru Bicara FPI Munarman dalam video di Youtube. Mereka pun mengecam ucapan Munarman itu dan menolak keberadaan FPI di Bali.
[ads-post]
Hal itu disampaikan oleh perwakilan dari PCNU Denpasar M Rifa'i dan didampingi Ketua Panitia Tabligh Akbar 'Gema Bershalawat', Choiron Ubaidillah, di Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Jumat (20/1/2017) malam.

Tabligh Akbar yang akan diselenggarakan pada Sabtu (21/1) malam itu akan dihadiri oleh lebih dari 2.000 orang. Pengamanan acara akan dibantu oleh 25 pecalang.

"Kita lagi memantau sekaligus membantu pembuatan tenda. Yang kita lakukan ini bertujuan berdoa bersama agar kerukunan beragama di Bali terus terjalin harmonis," kata Rifa'i di lokasi persiapan.

Tabligh akbar ini diselenggarakan Majelis Rotib Miftahul Hidayah al-Hamidayah Denpasar. Acara akan dimpin oleh Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo, Jawa Tengah.

"Kegiatan ini sudah berkoordinasi dengan Polda Bali dan akan melibatkan pecalang," ujar Rifa'i.

Kegiatan tersebut juga akan menegaskan sikap NU di Bali yang menolak keberadaan FPI.

"Kita menolak FPI masuk Bali. Menolak tegas tindakan FPI yang cenderung melakukan tindakan kekerasan, upaya intoleransi dan memecahbelah kebhinnekaan Indonesia," ucap Rifa'i.

"Kita meminta FPI untuk tidak ikut campur kerukunan antar-umat beragama yang sudah terjalin baik dan harmonis di Bali," tambahnya.

Video yang dimaksud berjudul 'FPI Datangi & Tegur Kompas Terkait Framing Berita Anti Syariat', yang diunggah pada 17 Juni 2016 oleh Markaz Syariah. Munarman dalam video itu menuding pecalang melarang salat Jumat dan melempari rumah warga. Video ini yang menjadi salah satu barang bukti pelaporan Munarman di Polda Bali.[dtk]

πŸ™ RUMAHINJECT πŸ™

Tampaknya polmark mengeluarkan hasil survey yang cukup aneh dan layak diperhatikan, pasalnya hasil survey ini menurut sebagian orang adalah kontroversial dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan orang orang, nah terlepas dari hal itu mari kita lihat dan simak bagaimana polmark menjelaskan hasil survei terbarunya yang menaruh Anies pada posisi tertinggi itu, padahal jelas jelas dalam debat posisi anies adalah yang terbawah diperbincangkan di media massa.



CEO Politic Marketing, atau Polmark Indonesia Eep Saefulloh Fatah mengatakan, perkara dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok menjadi arus politik yang berkembang saat ini. Apalagi, jelang pilgub DKI yang digelar pada 15 Febuari 2017.
Dalam surveinya, sebanyak 94,2 persen masyarakat Jakarta mengetahui perkara tersebut. Sementara itu, 5,5 persen menjawab tidak tahu dan 0,3 persen tidak menjawab.
[ads-post]
"Saya kira, faktor yang terbesar di Jakarta, adalah arus politik yang tidak bisa ditahan oleh siapapun, yaitu kasus penistaan agama," kata Eep di Jakarta, Kamis 19 Januari 2016.

Kemudian, saat responden ditanya pendapatnya tentang apakah Ahok melakukan penistaan agama sebagaimana yang dituduhkan, hasilnya 72,1 persen menjawab Ahok menistakan agama. Sementara itu, sebanyak 26,6 persen menyatakan Ahok tidak menistakan agama dan 1,3 persen tidak menjawab.

Menurut Eep, faktor primodialisme dalam konteks agama sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Hanya saja, apabila menyentuh secara spesifik maka dampaknya akan begitu terasa.

"Faktor primordialisme dalam kaitan ini menyentuh aspek yang elementer. Jadi, kalau sekedar agama saja itu terlalu umum. Tetapi, ketika menyangkut Alquran, menyangkut penistaan yang sangat spesifik, ternyata orang punya keterikatan emosional yang amat sangat kuat," katanya.

Eep menambahkan, hal tersebut menjadi pembelajaran penting bagi para pemimpin bahwa komunikasi politik musti dikelola dengan baik.

Polmark Indonesia melakukan survei pada rentang waktu 6 sampai 12 Januari 2017 dengan 1.200 responden. Sebaran responden ada di 120 kelurahan yang secara random yang ada di Jakarta. Adapun metode yang digunakan adalah multistage randow sampling dengan margin error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (viva)

πŸ™ RUMAHINJECT πŸ™

Soal Penyelesaian dengan jalur kekeluargaan Kapolri ternyata menolak dengan isyarat seluruh permohonan FPI khususnya oleh Habib Rizieq Shihab. simak bagaimana kapolri menjelaskannya dan mengapa kapolri melakukan hal itu.

rizieqend - habib rizieq bentar lagi masuk bui

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengisyaratkan menolak permintaan pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, agar kasus-kasus yang tengah membelitnya diselesaikan secara kekeluargaan. Kasus-kasus yang tengah dihadapi seperti penodaan agama dan penistaan Pancasila.
[ads-post]
Tito mengatakan, ia belum menerima langsung keinginan Rizieq agar diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, penyelesaian secara kekeluargaan bisa dilakukan, asal pelapor berkeinginan juga.

"Tergantung pelapornya, apakah mau diteruskan atau tidak. Tapi, ini kan sebetulnya bukan tindak pidana aduan ya. Artinya, polisi bisa jalan terus. Tapi, ada yang namanyarestorative justice. Kalau dalam kasus-kasus yang ringan pelapor menyatakan selesai, ya selesai," jelas Tito di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Kamis 19 Januari 2017.

Hanya, menurut dia, biasanya jalur damai bisa dilakukan dalam kasus yang kecil. Sementara, kasus-kasus yang menyeret Rizieq Shihab ini terbilang besar, karena dilaporkan di banyak daerah.

"Ini kan sensitif. Kalau dilihat, bahwa penolakan massa dan suara publik mengenai Pancasila ini kan kita lihat ada di mana-mana. Bukan hanya di Jawa Barat. Saya dengar, ada di Kalimantan, Sulawesi. Di Bali lain kasusnya. Di NTT, di Papua, suaranya sangat banyak sekali," jelasnya.


Atas laporan-laporan itu, penyelidikan bisa terus dilakukan. Karena, memang banyak suara publik yang menginginkan proses hukum tetap dilakukan. "Kami mendengar suara publik juga," ungkapnya.

Sekadar informasi, Rizieq meminta kepada polisi agar perkara yang membelitnya diselesaikan secara kekeluargaan. Perkara yang dimaksud adalah semua kasus yang sudah dilaporkan ke polisi.

Rizieq juga pernah mengatakan, ia siap membuka ruang dialog dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri. Meskipun, kata Rizieq, dari hasil video ceramah, Megawati diduga menistakan agama dan suku bangsa.

"Alangkah baiknya didialogkan secara kekeluargaan. Mungkin kami yang salah paham pidatonya Bu Mega, ya kami minta maaf. Tapi, andai kata Bu Mega yang salah ucap, ya harus ada klarifikasi. Kan bagus begitu," kata Rizieq. (viva)

πŸ™ RUMAHINJECT πŸ™

Tampaknya Ahok sudah bersiap siap dan memberikan semangat kepada anak-anaknya bagaimana harus menghadapi masalah yang mendera Ayahnya itu, dan tanggapan serta solusi yang diberikan oleh Ahok justru membuat sebagian orang tambah bangga saja



Terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku telah berpesan kepada tiga anaknya jika dirinya kalah di persidangan kemudian menjalani hukuman sesuai dakwaan.
[ads-post]
"Saya sampaikan ke anak-anak, harus bangga. Bapaknya ini bukan dipenjara karena korupsi, tapi karena fitnah politik," ujar Ahok dalam acara bedah buku bersama pendukung di Hotel Sultan Jakarta, hari ini.

Dalam perkara tersebut, Ahok diancam pasal 156 dan 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penistaan agama dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun. Sidang Ahok diperkirakan bergulir panjang sebab begitu banyak saksi yang akan dimintai keterangan, sebelum hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis atas pernyataanya mengutip Al Quran Surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu pada 27 September lalu.

Ahok menjelaskan, bukan persoalan besar bagi dirinya jika kenyataanya Pengadilan Jakarta Utara memvonis dirinya bersalah. Dia meyakini hal itu akan menjadi sejarah untuk menentukan arah dan tujuan negara ini. Dia mengaku akan bersyukur karena telah dipilih Tuhan menjadi tokoh sentral untuk membuat sejarah itu.

"Suka enggak suka, saya jadi pemeran utama untuk menentukan negeri ini mau kemana. Ahok ini batu ujian buat negara ini," kata Ahok.

"Saya bilang sama anak saya, Bapakmu ini yang akan menentukan rumah Pancasila mau dibangun atau enggak," kata Ahok.[rim]

πŸ™ RUMAHINJECT πŸ™

Meski banyak kasus yang mendera dan menjerat Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, tampaknya hal itu tidak memudarkan semangatnya untuk terus mengobarkan genderang perang terhadap pemerintah dan terus menerus menyoraki pemerintah bahwa PKI itu ada dan pemerintah itu telah bohongi rakyat !! - simak bagaimana dirinya mengucapkan hal itu menjadi topik utama dalam pidatonya.




Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab menyebut perjuangan Partai Komunis Indonesia (PKI) telah bangkit di Indonesia dan mengklaim memiliki bukti tentang hal itu.
[ads-post]
"Jadi kalau pemerintah bilang enggak mungkin, dusta dan bohong. Saya punya 30 bukti valid PKI telah bangkit di NKRI," ujar Rizieq dalam diskusi 'Kedaulatan NKRI Tanggung Jawab Kita Semua' di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.

Habib Rizieq pekan depan dipanggil penyidik Polda Metro Jaya terkait ucapannya menyebut ada logo palu arit dalam pecahan uang rupiah baru. Rizieq dilaporkan elompok Solidaritas Merah Putih (Solmet) dan Jaringan Intelektual Muda Anti-Fitnah (JIMAF) karena dinilai menebar ujaran kebencian tentang logo palu-arit dalam uang rupiah baru.

Rizieq menjelaskan, ke-30 bukti itu pernah disampaikan dalam simposium bertema PKI beberapa waktu lalu. Dia karena itu menyatakan siap untuk menghadapi pemanggilan polisi terkait pernyataannya, ada lambang PKI dalam uang kertas yang diterbitkan Bank Indonesia.

Dedengkot FPI itu mengingatkan kepada semua orang yang hadir dalam diskusi tersebut untuk bersama waspada akan kehadiran PKI di negeri ini.

"Kita harus waspada, tingkatkan kebersamaan, jangan kasih celah PKI. Siap ganyang PKI? Habisi PKI, takbir," ungkap Rizieq disambut riuh takbir pesert diskusi yang hadir.

Harusnya, sambung dia, pemerintah dan Kepolisian menangkap sinyal positif dan segera mengantisipasi adanya indikasi kehadiran PKI tersebut.

"Tapi bukannya penangkap (sinyal positif), justru muncul Ormas-Ormas bentukan Polri untuk memfitnah saya. Takbir, kita ganyang PKI," ungkap Rizieq.[rim]
SHARE ARTIKEL INI AGAR LEBIH BANYAK PEMBACA
ADS

Bagaimana pendapat anda setelah membaca artikel diatas, jangan lupa tinggalkan jejak dan tuliskan komentar yang relevan, ajak pula temanmu untuk membaca info ini dengan menggunakan tombol share yang ada!! Terima kasih sudah sempat datang.
NB : Mobile Version paling bagus dilihat di Google Chrome

tabsrecent(blogpost)/random,ISLAM,WORLD

About Me

My photo

FB Page - https://www.facebook.com/SUARANKRISEJATI/
Hallo perkenalkan nama saya adalah Zona Baca yang mana akun G+ ini saya buat untuk berkomunikasi dengan anda dan digunakan untuk memberikan informasi kepada Anda semua, jika anda kebetulan datang ke Halaman Profil ini, jangan sungkan tambahkan saya sebagai teman Anda, Meskipun nama ini tidak mencerminkan nama yang benar benar dari akta, tapi setidaknya anda dapat berkomunikasi dengan baik dengan saya, Jadi tunggu apa lagi , Jangan lupa add saya dan tambahkan kedalam lingkaran pertemanan anda  - Jangan lupa Pula kunjungi blog  ini - http://rumahinjectssh.blogspot.com  yang merupakan sarana saya dalam menyampaikan sebuah informasi dan juga sebagai sarana untuk mengisi waktu luang yang bisa bermanfaat, Tidak ada manusia sempurna tetapi saya akan selalu berusaha lebih baik lagi dalam merawat dan mengisi halaman-halaman ini. - Jangan lupa berikan informasi yang Anda baca kepada teman teman anda juga. Selamat Membaca - Karena Membaca Adalah Sumber Ilmu Yang Berharga.
Powered by Blogger.